Tak Hanya Bonus, Pemkab PPU Dorong Regenerasi Kafilah Lewat Pendidikan

Rq | 21 September 2026, 10:16 | 216 kali dibaca
Tak Hanya Bonus, Pemkab PPU Dorong Regenerasi Kafilah Lewat Pendidikan

Bagikan Artikel Ini

• • •

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak hanya menyiapkan penghargaan bagi kafilah yang berprestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Pemkab juga mendorong pembinaan berkelanjutan melalui dukungan pendidikan sesuai bidang yang diikuti para peserta.

 

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah PPU, Hendro Susilo, mengatakan kafilah asal PPU yang tampil di tingkat nasional sebelumnya telah melewati proses seleksi dan pembinaan secara bertahap dari tingkat kecamatan hingga provinsi.

 

Dari hasil tersebut, empat kafilah asal PPU berhasil mencatatkan prestasi pada MTQ Nasional XXXI. Tiga orang meraih juara satu, sementara satu peserta meraih juara tiga.

“Yang mendapat juara satu ada tiga, kemudian juara tiga ada satu orang. Kita patut bangga, mengapresiasi dan berterima kasih atas perjuangan mereka semua,” ujarnya, Senin (21/9/2026).

 

Menurut Hendro, apresiasi terhadap prestasi tersebut juga akan diupayakan melalui pemberian penghargaan atau bonus. Pemkab PPU berencana mengusulkannya dalam anggaran murni, sementara nominalnya masih dikomunikasikan dengan pimpinan dan disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah.

 

“Kita akan usulkan di anggaran murni. Untuk nilainya masih kami komunikasi dengan pimpinan karena situasi anggaran kita tahu semua. Jangan sampai saya menyampaikan nilainya ternyata tidak sesuai dengan arahan pimpinan,” ujarnya.

 

Di sisi lain, dukungan terhadap kafilah berprestasi juga diarahkan pada peningkatan kemampuan melalui pendidikan. Pemkab PPU memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam keahlian sesuai cabang yang mereka ikuti.

 

Salah satunya diberikan kepada peserta cabang kaligrafi yang mendapat kesempatan mengikuti pendidikan di lembaga kaligrafi di Sukabumi dengan biaya yang ditanggung pemerintah daerah.

 

“Kalau beasiswa khusus ini kita lebih pada cabang yang dia ikuti. Contoh yang dia ikuti cabang kaligrafi, kita mengapresiasi dengan mengirim sekitar tiga peserta kafilah yang kemarin berprestasi untuk mengikuti pendidikan di Sukabumi, di lembaga pendidikan kaligrafi dengan biaya yang ditanggung pemerintah daerah,” jelasnya.

 

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang. Pemkab PPU berharap peserta yang telah berprestasi dapat terus mengembangkan kemampuan sekaligus menjadi bagian dari proses menyiapkan calon kafilah berikutnya.

 

“Artinya kita sudah punya bibit-bibit yang kita persiapkan lagi di tahun yang akan datang,” pungkasnya. (Adv)

Reaksi Anda:

Komentar (0)