Porsi PM-AAS PPU Capai Separuh Alokasi Kaltim, Pertanian Jadi Fokus Pengembangan

Rq | 30 September 2026, 10:29 | 290 kali dibaca
Porsi PM-AAS PPU Capai Separuh Alokasi Kaltim, Pertanian Jadi Fokus Pengembangan

Bagikan Artikel Ini

• • •

PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat porsi lahan yang cukup besar dalam pelaksanaan program pertanian modern PM-AAS di Kalimantan Timur. Dari total alokasi sekitar 7.125 hektare, sebanyak 3.546 hektare di antaranya berada di wilayah PPU.

 

Besarnya porsi tersebut menempatkan PPU sebagai salah satu wilayah utama dalam pelaksanaan program PM-AAS di Kalimantan Timur. Program ini diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi padi sekaligus memperkuat pengembangan sektor pertanian di daerah.

 

Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan, pelaksanaan program PM-AAS di Kaltim diawali dengan penanaman pertama yang berlangsung di Kabupaten PPU bersama Direktur Irigasi Kementerian Pertanian.

 

“Hari ini kan kita mendapat suatu program pertanian namanya PM-AAS yang tadi pagi kita bersama Direktur Irigasi Kementan melaksanakan penanaman pertama di Kaltim. Jadi penanaman PM-AAS itu dilaksanakan di Kabupaten PPU,” ujarnya, (30/9/2026).

 

Mudyat menyebut alokasi yang diterima PPU mencapai 3.546 hektare dari total 7.125 hektare lahan PM-AAS di Kalimantan Timur. Porsi tersebut menunjukkan besarnya cakupan program yang diarahkan ke wilayah PPU.

 

“Dari total sekitar 7.000 hektare alokasi PM-AAS di Kalimantan Timur, sekitar 3.000 hektare berada di Kabupaten PPU.”,” ujarnya.

 

Menurutnya, masuknya PPU dalam program tersebut menjadi peluang untuk mendorong pengembangan pertanian daerah. Pemerintah daerah juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat serta jajaran teknis yang turut mengawal proses pengusulan hingga program tersebut disetujui.

 

“Separuh dari seluruh di sini kita memberikan apresiasi kepada Kementan juga kontribusi dari teman-teman Dinas Pertanian, kawan-kawan PPL, yang ternyata usulan Penajam yang disetujui,” pungkasnya.

 

Dengan cakupan lahan yang mencapai hampir separuh dari total alokasi PM-AAS Kaltim, pelaksanaan program tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian PPU.

 

Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas dan produksi pertanian di wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaannya. (Adv)

Reaksi Anda:

Komentar (0)